Close
Home » Info Kedokteran » Resiko Osteoporosis Pada Kehamilan

Resiko Osteoporosis Pada Kehamilan

Resiko Osteoporosis pada KehamilanResiko Osteoporosis Pada Kehamilan – Tulang keropos atau lebih dikenal dengan Osteoporosis adalah penyakit tulang yang mana tulang mengalami keroposan. Survei membuktikan bahwa penderita Osteoporosis kebanyakan dialami oleh wanita dibandingkan pria. Pengetahuan akan penyebab osteoporosis dan apa penyebabnya sangatlah penting.

Mungkin kebanyakan wanita belum menyadari bahwa osteoporosis memiliki hubungan dengan kehamilan. Osteoporosis ialah hilangnya tingkat kepadatan tulang dan meningkatnya kerapuhan tulang, salah satu akibat yang dapat dialami oleh penderita osteoporosis adalah kurangnya jumlah kalsium dalam tubuh. Banyak kasus osteoporosis yang dilaporkan terjadi dalam masa kehamilan seorang ibu.

Osteoporosis memiliki hubangan yang erat pada kehamilan dikarenakan adanya kebutuhan kalsium yang lebih besar dari biasanya pada wanita hamil. Osteoporosis biasanya terjadi pada trimester kedua dan ketiga. Pada masa itu, kalsium dalam tubuh akan diserap dalam jumlah banyak dalam proses untuk pembentukan kerangka tubuh bayi. Selain itu, kalsium juga banyak dikeluarkan tubuh pada proses pembuangan urin yang sering dilakukan wanita hamil. Untuk ibu hamil disarankan mengonsumsi 1.000 mg kalsium per hari.

Osteoporosis juga bisa berhubungan erat dengan kehamilan wanita pada usia dini. Pada umumnya seorang remaja wanita yang berusia dibawah 25 tahun dan sedang dalam proses pertumbuhan akan memiliki kebutuhan akan kalsium yang tinggi dari pada wanita yang hamil di usia 25 tahun ke-atas. Bila ia tidak diberi kalsium yang cukup, osteoporosis akan terjadi dalam masa kehamilannya, atau di kemudian hari risiko osteoporosis akan lebih besar terjadi padanya. Untuk remaja perempuan yang hamil di usia 25 tahun kebawah disarankan mengonsumsi minimal 1.300 mg kalsium per hari.

Osteoporosis pada wanita hamil biasanya terjadi pada kehamilan pertama dan bersifat sementara. Pada kehamilan kedua biasanya osteoporosis tidak lagi terjadi. Selain itu, setelah wanita melahirkan dan menyapih, kepadatan tulang mereka akan kembali. Keluhan osteoporosis pada ibu hamil biasanya sakit punggung, tinggi badan berkurang, dan retak tulang belakang. Pada beberapa kasus, walaupun jarang, terjadi juga sakit pada panggul dan tulang paha.

Hubungan osteoporosis dengan kehamilan terjadi pada masa menyusui. Setelah melahirkan, seorang wanita biasanya menyusui bayinya, biasa disebut masa laktasi. Pada masa ini, penyerapan kalsium dalam tubuh ibu menyusui juga terjadi dalam jumlah yang tidak sedikit. Namun setelah 6 bulan, biasanya kondisi tulang sudah mulai membaik. Osteoporosis pada kehamilan juga bisa terjadi karena faktor genetis.

Advertisement
tags: , , , , , , , ,

Comment For Resiko Osteoporosis Pada Kehamilan


W3 Directory - the World Wide Web Directory